Fastabiqul Khairat. Berlomba Dalam Kebaikan

Berfoto di Masjid Al-Muttaqin BNI Wilayah 04 Bandung

Harimau mati meninggalkan belang. Gajah mati meninggalkan gading. Manusia mati meninggalkan reputasi.

Pepatah di atas mengingatkan bahwa kita sebagai manusia harus berlomba-lomba dalam kebaikan. Kenapa? Karena itulah yang nantinya akan tersisa dari kita.

Setelah kita tiada nanti, yang tersisa dari kita adalah reputasi. Apakah kita dikenal sebagai orang yang baik selama di dunia? Apakah kita sudah banyak berbuat untuk orang-orang di sekitar kita? Apakah kita sudah cukup peduli dengan lingkungan sekitar?

Pada akhirnya, karyalah yang berbicara. Apa yang kita bangun, apa yang kita buat, itulah yang menjadi bukti kita di masyarakat.

Mudah-mudahan kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan. Fastabiqul khairat.

Pada 20 Maret 2025, saya berkesempatan menghadiri pengajian Ust. Handy Bonny di Masjid Al-Muttaqin Wilayah 04 Bandung. Acara tersebut diinisiasi oleh BAPEKIS BNI tempat saya bekerja saat ini.

Alhamdulillah, mudah-mudahan ini jadi bagian dari berlomba-lomba dalam kebaikan.




Posting Komentar untuk "Fastabiqul Khairat. Berlomba Dalam Kebaikan"